PELEPASAN SISWA SISWI SMPN 4 CIKUPA BANJIR BUNGA CINDRA MATA
Tangerang-Pelepasan siswa siswi angkatan 8 SMPN 4 Cikupa Kab. Tangerang Provinsi Banten banjir karangan bunga bentuk cindra mata, agenda yang dilakukan ,Sabtu ( 10/6/23) berjalan dengan penuh derai air mata dan karangan bunga.
Kebahagian menerima kelulusan oleh siswa siswa bercampur dengan adanya perpisahan meninggalkan sekolah dan dewan guru yang tercinta, serta ditinggalkan siswa siswi tentunya hal yang di rasakan sama oleh para dewan guru.
Terlebih “Apik. Spd” salah satu dewan guru yang ditinggalkan oleh siswa siswi dan hendak meninggalkan sekolah SMPN 4 Cikupa pindah meninggalkan sekolah karena sebuah tugas ke kota Serang Banten.
Kata katanya terbata bata saat didaulat menyampaikan sepatah dua patah kata oleh pihak panitia pelepasan. Sesekali terhenti kata demi katanya dan mengusap air mata tanda kesedihan yang memang harus berpisah dengan dewan guru sesama pengajar dan siswa. Perpisagaan ini tidak untuk selamanya melainkan hanya sementara dilain waktu kita pasti bertemu ujarnya meyakinkan sambil terisak isak dalam penyampian sambutanya di mimbar.
Setelah usai agenda acara awak media mewawancara terkait hal kesedihannnya, Perasaan ini tidak bisa dibohongi saya bahagia terharu akan anak anak didik siwa atau siwinya, mereka semua sepertinya merasa kehilangan begitupun saya tuturnya pula. Terlihat jelas kasih dan sayangnya siswa siswi diantaranya “Debora” pelantun lagu perpisahan yang merupakan siswi berbakat dan berprestasi, usai menyanyikan lagu berlari menghampiri ” Apik” dan memeleknya erat dan ” Apik ” merupakan sosok ibu guru yang baik ujar “Debora” saat diwawancara dengan mata yang masih basah dan sesekali mengalir airmatanya tanda kehilangan atas sebuah perpisahan.
Terlihat memang jelas sosok pengajar ini menjadi bintang sehingga pada acara penyerahan cindra mata siswa kepada dewan guru ” Apaik ” lah yang menjadi buruan siswa siswi yang hampir semua siswa siswi memeluknya dengan dibarengi isak tangisnya siswa siswi.
Menjadi sebuah perhatian sehingga berita dibuat. (Yudi)


