Ketua LSM GMBI KSM Sangkapura Distrik Gresik Akan Laporkan Oknum Kades Diduga Korupsi
BMN-Sangkapura kep Bawean Kabupaten Gresik Diduga Oleh LSM GMBI melaporkan data fiktif yang diduga oknum kepala Desa Teluk Dalam pihak LSM akan menindaklanjuti permasalahan ke inspektorat dan Kejari.(18/06/24).
Pasalnya,sudah sering kali LSM GMBI KSM Sangkapura mengingatkan oknum kades Kebun Teluk Dalam,Pasalnya Semenjak Desa Kebun Teluk Dalem di bawah kepemimpinan Bapak Salaman selaku Kepala Desa Diduga tidak pernah melaksanakan pemerintahan Desa yang akuntabel, transparan, dan profesional, bersih serta bebas dari KKN hal ini sudah terlihat dari proses pembangunan yang dilakukan disana asal asalan,dan pandai berkelit ketika dikonfirmasi langsung,Ketua LSM GMBI KSM Sangkapura distrik Gresik.
Jadi,Junaedi menyampaikan semua persoalan dan masalah di Desa teluk dalam bersama Staf Investigasi DPP LSM GMBI, bahwa masyarakat selama ini sudah berupayakan memberi masukan secara lisan dan lebih anehnya lagi Camat Sangkapura terkesan acuh tak peduli. Kami menduga ada permainan kotor bersama Kades karna sikap nya tidak berpihak warga kebun teluk dalem karna apa yang kami laporkan tidak ada jawaban melainkan justru malah mempersoalkan hal lain yang akhirnya kami duga ada main juga dengan AKD,bahkan pembangunan saluran irigasi memakai dulu uang BPJS masyarakat menurut pengakuaannya, jadi semuanya laporan malah tidak di tanggapi apa yang disampaikan masyarakat Dan LSM GMBI KSM Sangkapura ini “kepada kepala desa dan Camat namun hingga sekarang tidak ada tanggapan.
Staf Investigasi DPP meminta kepada pemerintah daerah tidak bisa main-main untuk mewujudkan good government dan clean governmen karena segala macam penyimpangan termasuk korupsi berawal dari pengelolaan pemerintahan yang buruk., itu seharusnya secepatnya di proses secara hukum jika benar sudah melanggar aturan hukum jika tidak maka akan menjadi presiden buruk di dalam pemeritahan desa itu sendiri.tegasnya.
Kami siap memberi bukti kinerja oknum kades tersebut ke Inspektorat dan Kejari dan APH terkait “Efek jera ini akan memberi pelajaran buat para kades lainnya termasuk penyelenggara pemerintahan lainnya Kecamatan yang tidak Bekerja optimal atau ada dugaan lingkaran hitam disana.(Red/Adi)

